tanda-anak-anak-kecanduan-gadget

Beberapa studi menemukan bahwa gadget bisa memengaruhi otak anak di bagian korteks frontalis dan meningkatkan level dopamin. Meningkatnya dopamin menimbulkan efek kesenangan pada anak, sehingga susah lepas dari gadget. Berikut tanda-tanda yang perlu diwaspadai:

 

1. Lupa waktu

Anak dengan kecanduan gadget cenderung lupa waktu. Setiap bangun tidur, yang diingat pertama kali adalah mengambil gadget, kemudian asyik di depan layar gadget untuk membuka aplikasi atau bermain.

 

2. Menunjukkan perilaku tidak nyaman saat tidak menggunakan gadget

Anak yang kecanduan gadget akan merasa tidak nyaman saat gadget tidak berada di tangannya. Anak tampak cemas, merasa kesepian, merasa bersalah, sakit kepala, bahkan susah tidur. Beberapa anak bahkan marah dan mengamuk saat gadgetnya diambil.

 

3. Tidak tertarik berinteraksi dengan sekitarnya

Anak yang kecanduan gadget merasa gadget adalah teman sejatinya. Jadi, ia merasa tidak memerlukan teman di dunia nyata. Anak tidak tertarik berinteraksi langsung dengan orang-orang di sekitar mereka. Dan, mungkin saja Mums dan Dads tidak dipedulikan saat mengajaknya mengobrol.

 

4. Rutinitas terganggu

Saat sudah asyik bermain gadget, seorang anak bisa lupa makan, mandi, belajar, mengerjakan PR, dan rutinitas sehari-harinya.

 

Baca Juga : Kandungan Gizi Mi Instan, Benarkah Selalu Buruk Bagi Kesehatan?

 

5. Berbohong tentang lama pengunaan gadget

Anak yang kecanduan gadget cenderung terus meningkatkan waktu untuk bermain gadget. Untuk mendapatkan hal tersebut, ia kemudian berbohong tentang penggunaan waktu bermain gadget. Anak juga bisa sembunyi-sembunyi menggunakan gadget tanpa sepengetahuan Mums dan Dads.

 

6. Menjadikan gadget sebagai alasan untuk mengalihkan perasaan

Karena gadget bisa memberikan kesenangan, anak yang kecanduan gadget bisa berlaku berpura-pura sedih, menangis, atau mengambek demi diperbolehkan bermain gadget. Akhirnya, orang tua tidak tega dan memberikan izin.

 

Sumber : Guesehat.com

× Booking Chat Me